Softskill Gunadarma

Sabtu, 19 November 2016

PERBAIKAN JEMBATAN SIPAIT




Jembatan merupakan suatu angungan pelengkap prasarana lalu lintas darat dengan konstruksi yang terdiri dari pondasi, struktur bangunan bawah dan struktur bangunan atas, yang menghubungkan dua ujung jalan yang terputus.



Seperti halnya jembatan Sipait Kabupaten Pekalongan yang menghubungkan jalan antara Kecamatan Siwalan dengan Kecamatan Comal yang berada di jalur pantura sehingga menjadi sarana utama lalu lintas kendaraan yang akan melintas. Melihat pentingnya perananan jembatan tersebut maka dibutuhkan kondisi jalan yang aman dan nyaman agar  tidak mengganggu lalu lintas kendaraan di jalur pantura. Faktanya, kondisi jalan dijembatan sipait rusak parah, banyak lubang, bagian tiang sayap dipasang  rantai, serta banyak baut yang sudah lepas dan tidak teratur, kondisi ini sangat tidak layak untuk dilalui oleh kendaraan.
 

Rusaknya jalan pada jembatan Sipait ini memberikan dampak negatifa bagi masyarakat sekitar, dari terjadinya bnayak kecelakaan, membuat rusak kendaraan, mempersulit akses kendaraan, menyebabkan kemacetan, mempersulit jalan ekonomi masyarakat sekitar, dan masih banyak lagi. 


Melihat kondisi yang semakin parah ini, pemerintah daerah Pekalongan melakukan perbaikan. Hal ini akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar serta kendaraan yang akan melintasinya.Masyarakat akan semakin terbantu akan adanya perbaikan jembatan tersebut. Aktivitas masyarakat akan semakin mudah, waktu yang ditempuh juga akan semakin singkat, mengurangi kemacetan di daerah jembatan tersebut, serta mengurangi angka kecelakaan di daerah tersebut. 
 
 
 

Minggu, 09 Oktober 2016

MARAKNYA TAYANGAN “SAMPAH” DI INDONESIA SAAT INI



MARAKNYA TAYANGAN “SAMPAH” DI INDONESIA SAAT INI

Bagaimana pendapat anda tentang siaran televisi pada jaman modern ini? Lebih berbobot atau malah lebih merosot? Ya, tayangan televisi jaman sekarang bukan semakin membaik tetapi malah semakin memperihatinkan. Banyak tayangan televisi sekarang yang tidak ada manfaatnya, tidak ada bobot positifnya untuk kita semua malah cenderung memberi dampak negatif unutu kita semua, termasuk anak-anak.

Tayangan telivisi di Indonesia saat ini lebih banyak sinetron-sinetron yang tidak mendidik. Serbuan sinetron dihampir semua televisi swasta, sinetron di Indonesia ini tak beranjak dari tayangan yang menjual mimpi, kekerasan, perselingkuhan, perebutan harta dan tahta, serta perebutan pacar. Jarang ada sinetron yang menayangkan adegan kesetiakawanan, etos belajar, kerjakeras dan toleransi.

Dalam posisi demikian sangat sulit mengharapkan sinetron sebagai pembentu karakter bangsa yang baik. Padahal tidak sedikit anak-anak di bawah umur yang menonton sinetron tersebut, dimana mereka masih dimasa mereka melihat dan meniru apa yang mereka lihat. Tidak heran, sekarang banyak anak-anak dibawah umur masuk ke pergaulan bebas, pacaran dan menjadi malas belajar karena itu apa yang mereka yang mereka tonton mereka realisasikan di kehidupan nyata mereka, mereka pikir apa yang mereka tiru di sinetron adalah hal yang keren.


Menurut saya, tolong Bapak/Ibu pejabat terkait, mohon lebih mengetatkan apa yang layak untuk disiarkan, apa yang tidak. Jangan lah melulu mengurusi hal-hal yang tidak penting, kurangi lah sinetron-sinetron yang berdampak negatif bagi moral bangsa kita. Banyak anak-anak penerus bangsa yang menonton siaran “sampah” itu, jangan rusak kita dengan siaran “sampah”!